Tembang Sinom

tembang sinom – Hallo kawan baik lentera, apa kabar? Semoga sehat selalu ya sahabat. Pada peluang kali ini, kami masih akan mengupas keliru satu macam macam tembang macapat. Setelah di artikel pada mulanya kami mengupas berkenaan tembang durma, pada artikel kali ini kami akan mengupas tembang sinom.

Tembang macapat sinom merupakan satu tembang yang kudu kami lestarikan dan kudu kami jaga, lebih-lebih bagi kami yang lahir berasal dar kelirui suku Jawa. Alasannya adalah, tipe tembang ini merupakan sebuah karya sastra Negara Indonesia yang berasal berasal dari daerah Jawa.

Isi berasal dari sinom bersifat cerita dan nasehat bagi kaum muda. Diantara macam macam tembang macapat lainnya, sinom memliki aturan yang membedakannya bersama dengan tipe tembang macapat lainnya.

Nah, untuk mempersingkat sementara yuk kami pelajari lebih teliti merasa berasal dari pengertian, aturan, fungsi dan contoh contoh sinom. Simak baik-baik ya? Jangan sampai terlewatkan!

Pengertian Tembang Sinom

Tembang sinom adalah tembang yang menyatakan kehidupan manusia kala memasuki umur remaja atau era pubertas. Di era inilah masa-masa pencarian jati diri dan coba untuk melaksanakan hal-hal baru, emosinya seringkali beralih dan punyai rasa mengidamkan mengetahui yang memadai tinggi.

Di umur remaja, mereka akan senang mendengarkan kesenian yang jadi keliru satu teladan da panutan bagi dirinya. Sebab umumnya berasal dari para remaja saat ini seringkali mengikuti udara nafsu didalam perihal negative, tanpa jika menuruti udara nafsu bersama dengan lawan jenisnya. Oleh sebab itu, bersama dengan ada sinom, diharapkan para kaum muda mudi terselamatkan melalui nasihat yang disampaikan syair ini.

Arti LainTembang Macapat Sinom

Jika ditinjau berasal dari asal kata, makna kata sinom adalah pucuk yang baru tumbuh dan bersemi. Sehingga isikan tembang sinom menyatakan berkenaan era remaja dan memberi nasihat kepada kaulah muda

Selain itu, makna kata sinom sendiri terlampau beragam dan bervariasi, keliru satu pendapat memperlihatkan bahwa kata sinom terjalin bersama dengan kata sinoman yakni perkumpulan para pemuda-pemudi untuk menopang orang yang sedang  punya hajat. Bahkan kata sinom termasuk merujuk pada daun pepohonan yang masih gampang (kuncup), sehingga seringkali diberi sinyal pakai lukisan daun muda.

Dalam bhs Jawa sendiri, sinom merupakan jamu yang terbuat berasal dari daun muda atau umumnya disebut dengan si enom yang artinya masih muda.

Watak Tembang Sinom

Dalam tembang macapat terkandung sebagian watak. Watak disini artinya cii-ciri berasal dari lirik-lirik yang menyertai setiap tembang macapat. Watak tembang macapat sanggup berupa:

Kesedihan
Kegembiraan
Kebijaksanaan
Kebencian
Kemarahan
Bersemangat

Sedangkan untuk watak berasal dari sinom itu sendiri, meceritakan berkenaan kesabaran, ketulusan, keramahan didalam menyamoaikan nasihat-nasihat kepada seseorang. Selain itu, watak sinom yakni bijaksana dan juga membangun kondisi yang bersemangat.

Kegunaan (Fungsi) Tembang Macapat Sinom

Ada sebagian fungsi didalam pemanfaatan sinom, yakni sebagai piwulang (mengajari) dan wewarah (membimbing) anak-anak muda dan digunakan orang tua untuk memberi nasihat kepada anak-anaknya.

 

Selain itu, sebab fungsinya untuk memberi nasihat kepada kaulah muda, keliru satu tema tembang sinom yang paling umum dan sering digunakan adalah tema pendidikan dan tema nasihat lainnya. Biasanya tipe tembang ini seringkali digunakan didalam acara perpisahan sekolah atau acara lainnya.

Aturan (Paugeran) Tembang Sinom

[su_note note_color=”#c0ddb1″]Paugeran tembang sinom: 9 guru gatra, bersama dengan guru wilangan dan guru lagu 8a, 8i, 8a, 8i, 7i, 8u, 7a, 8i, 12a[/su_note]

Memiliki Guru Gatra (baris/larik) = 9 larik atau baris setiap bait.

Artinya: setiap bait berasal dari tembang sinom punyai 9 baris atau larik.

Memiliki Guru Wilangan (jumlah suku kata) = 8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 12.

Artinya : Baris pertama tembang sinom punyai 8 jumlah suku kata, baris ke-2 punyai 8 jumlah suku kata, dan setelah itu sampai baris ke 9 punyai 12 jumlah suku kata.

Memiliki Guru Lagu (huruf/vokal) = a, i, a, i, i, u, a, i, a.

Artinya : Baris pertama tembang sinom berakhir bersama dengan huruf atau vokal a, baris ke-2 berakhir bersama dengan huruf atau vokal i, dan setelah itu sampai baris ke 9 berakhir bersama dengan huruf atau vokal a.

Contoh Tembang Sinom dan Terjemahannya

Berdasarkan aturan tembang sinom, maka munculah lirik lagu yang mengikuti aturan. Penasaran kan layaknya apa lirik berasal dari tembang sinom? Langsung saja ya, selanjutnya beberaoa contoh tembang sinom:

Contoh Tembang Sinom Tema Lingkungan

Amenangi era edan
Ewuh aya ing pambudi
Melu edan nora tahan
Yen tan melu anglakoni
Boya keduman melik
Kaliren wekasannipun
Dilalah kersa Allah
Begja-begjane kang lali
Luwih begja kang eling lawan waspada

**

Artinya:
Mengalami zaman gila
Sulit didalam pikiran
lkut gila tidak tahan
Kalau tidak ikut melakoni
Tidak sanggup anggota apa-apa
Kelaparan akhirnya
Untungnya niat Allah
Sebaik-baiknya orang lupa
Lebih menguntungkan yang selalu ingat dan waspada

 

Contoh Tembang Sinom Tema Negara 1

Mangkya darajating praja
Kawuryan wus sunyaruri
Rurah pangrehing ukara
Karana tanpa palupi
Atilar silastuti
Sujana sarjana kelu
Kalulun sementara tidha
Tidhem tandhaning dumasi
Ardayengrat dene karoban rubeda

**

Artinya:
Keadaan negara sementara sekarang
Sudah semakin merosot
Situasi sudah jadi rusak
Karena sudah tidak tersedia yang diikuti lagi
Banyak orang yang meninggalkan aturan-aturan lama
Orang cerdik terbawa arus sementara tidak (zaman yang penuh keraguan)
Suasana menandakan kondisi yang mencekam
Karena dunia penuh bersama dengan gangguan

Contoh Tembang Sinom Tema Negara 2

Ratune ratu utama
Patihe patih linuwih
Pra nayaka tyas raharja
Panekare becik-becik
Parandene tan dadi
Paliyasing sementara bendhu
Mandar mangkin andadra
Rubeda angribedi
Beda-beda ardaning wong sanegara.

 

**

Artinya:
Rajanya termasuk raja yang utama
Patihnya patih yang mempunyai kelebihan
Semua anak buahnya berhati baik
Pemuka-pemuka penduduk baik
Namun seluruhnya itu tidak menjadi
Oleh sebab energi zaman sementara bendu
Bahkan semakin menjadi-jadi
Gangguan merepotkan
Berbeda-beda asumsi dan niat orang didalam satu negara.

Contoh Tembang Sinom Tema Kehidupan

Katetangi tangis sira
Sira sang paramengkawi
Kawileting tyas duhkita
Kataman ing reh wirangi
Dening upaya sandi
Sumaruna anerawung
Mangimur manuhara
Met pamrih melik pakoleh
Temah senang ing karsa tanpa wiweka.

**

Artinya:
Saat itulah hatinya menangis
Dia dalang sang pujangga
Diliputi hati yang sedih
Mendapat hinaan dan malu
Akibat tingkah laku seseorang
Semula orang selanjutnya memberi harapan
Menghiu hatinya
Mempunyai permintaan untuk beroleh sesuatu
Sehingga sang pujangga sebab terlampau gembira tidak waspada.

Contoh Tembang Sinom Tema Pemimpin

Dasar karoban pawarta
Bebaratan udan lamis
Pinudya dadya pangarsa
Wekasan jadi kawuri
Yen pinikir sayekti
Mundhak apa aneng ngayun
Andhedher kaluputan
Siniraman banyu lali
Lamun tuwuh dadi kekembanging beka.

 

**

Atinya:
Dasar cuma mendengar berita
Ibaratnya cuma kabar dimulut
Akan ditempatkan sebagai pejabat
Akhirnya jadi ketipu
Kalau dipikir bersama dengan benar
Apa gunanya jadi pemimpin
Hanya membuat kesalahan
Disiram hati yang lupa diri
Hanya akan jadi buah bibir belaka.

Contoh Tembang Sinom Tema Budi Pekerti

Ujaring panitisastra
Awewarah asung peling
Ing era keneng musibat
Wong ambeg jatmiko kontit
Mengkono yen niteni
Pedah apa amituhu
Pawarta lolawara
Mundhak angreranta ati
Angurbaya angiket caritaning kuna.

**

Artinya:
Menurut buku panitisastra
Memberi ajaran yang mengingatkan
Di zaman yang penuh problem dan kejahatan
Orang yang berbudi tidak terpakai
Demikian itu jika kami teliti bersama dengan saksama
Apa gunanya mempercayai
Kabar yang tidak jelas
Hanya akan menyulitkan hati
Lebih baik menulis cerita zaman kuna.

Contoh Tembang Sinom Tema Pendidikan

Lakune bocah sekolah
Sinau rino lan wengi
Kudune bocah sekolah
Mesti pinter lan setiti
Nanging era saiki
Sinanune ora luhur
Karo seneng dolanan
Ora sanggup migunani
Mung sanggup njaluk lan nyusahke wong tuwa

**

Artinya:

Sudah seharusnya jadi tabiat anak sekolah
Belajar rajin siang dan malam
Anak sekolah termasuk seharusnya
Harus pintar dan teliti
Namun di zaman sekarang
Belajarnya tidak baik
Apalagi senang bermain-main
Tidak sanggup memberi manfaat
Sebaliknya, cuma sanggup meminta-minta dan menyulitkan orang tua

Contoh Tembang Sinom Tema Pendidikan 1

Langit iki katon padang
Kaya padange ning ati
Ngilangake rasa malas
Sing tansah ngrogoti ati
Aku tansah taberi
Menyang ing papan sinau
Golek ilmu manfaat
Kanggo sanguning urip
Dadi wong sing migunani marang bangsa

**

Artinya:

Langit ini terlihat terang
Seperti terangnya hati
Menghilangkan rasa malas
Yang selalu menggerogoti hati
Aku selalu rajin
Pergi ke daerah belajar
Mencari ilmu bermanfaat
Untuk bekal hidup
Menjadi orang yang berfaedah bagi bangsa

Contoh Tembang Macapat Sinom Tema Keluarga

Sedulur pada elinga
Temenana nggonmu urip
Bekti biyung bekti bapa
Duwe pakerti kang becik
Tumindhak kang pratitis
Kakang adhi tansah rukun
Tuladha kang utama
Lung tinulung nora lali
Kabeh rela kanggo kluarga kang mulya

**

Artinya:

Kerabat selalu ingatlah
Bersungguh-sungguhlah didalam hidup
Berbakti pada ibu dan bapak
Mempunyai pekerti yang baik
Berlaku praktis
Kakak adik selalu rukun
Teladan adalah yang utama
Jangan lupa tolong menolong
Itu semua untuk keluarga yang mulia

Contoh Tembang Sinom Tentang Kerukunan

Kanca ingkang katresnanan
Kanca kang jaler lan estri
Kanca kang apik lan ala
Saka mbiyen nganti iki
Aja padha ngerahi
Supaya uripe rukun
Aja padha kerahan
Lan gawe laraning ati
Iku kabeh gawe rukun marang kanca

**

Artinya:

Teman yang saling mengasihi
Teman yang laki laki dan perempuan
Teman yang baik dan buruk
Dari pernah sampai sekarang
Jangan saling bermusuhan
Agar hidupnya rukun
jangan saling berantem
Dan saling menyakiti hati
Itu semua akan menciptakan kerukunan pada teman

Contoh Tembang Sinom Tema Tata Krama 1

Nulada laku utama
Tumrape wong tanah jawi
Wong agung ing Ngeksiganda
Penambahan Senopat
Kepati Amarsudi
Sudane udara lan napsu
Pinepsu tapa brata
Tanapi ing siyang ratri
Amamangun karyenak tyasing sesame

**

Artinya:

Menirulah tabiat yang paling utama.
Bagi orang di tanah jawa.
Orang besar di Ngeksiganda/Mataram.
Panembahan Senopati.
Sangat telaten dan berusaha
Untuk mengendalikan udara nafsu
Dengan berlaku prihatin/bertapa
Yang dilakukan pada siang dan malam
Membangun ketentraman hati sesama

Contoh Tembang Sinom Tema Tata Krama 2
Bonggan kang tan merlakeno
Mungguh ugering kaurip
Uripe lan tri prakara
Wirya, arta, wi sinasis
Kalawun konsi sepi
Saka wilangan tetelu
Telas tilasing janma
Aji godong jati aking
Temah popo papariman mulandhana

**

Artinya:

Salah anda sendiri yang tidak butuh
Sedangkan aturannya hidup
Hidupnya tersedia tiga perkara
Kekuasaan, harta, dan kepinteran
Jika tidak dapar semuanya
Dari ketiga perkara itu
Maka seburuk-buruknya manusia
Lebih miliki nilai berasal dari daun jati yang kering
Akhirnya kasihan tdk punyai apa-apa, minta-minta sampai kemana-mana
Contoh Tembang Sinom 1

Pangéran kang sipat murah
Njurungi kajating dasih
Ingkang temen tinemenan
Pan iku ujaring dalil
Nyatané ana ugi
Iya Kiyageng ing Tarub
Wiwitané nenedha
Tan pedhot tumekèng siwi
Wayah buyut canggah warèngé kang tampa

Contoh Tembang Sinom 2

Guwa Clangap ing Tulakan.
Sudimara Guwa Kambil.
Papringan ing Ngadireja.
Somopura jadi malih.
Giri Tundha anenggih.
Sisih elor Guwo Penthung.
Kang manggen ing Tulakan.
Jumbuh lan ingkang den rawi.
Kang kasusra Pacitan ing Sewu Guwa.

Contoh Tembang Sinom 3

Mangaler pariwisata.
Prapteng tlatah Arjosari.
Ing sendhang Tirta Husada.
Toya anget handayani.
Usadaning sesakit.
Seger sumyah raosipun.
Ing dhusun Karangreja.
Siram eca kang sinambi.
Anjangsana ngiras ngupaya usada.

Contoh Tembang Sinom 4

Sun iki dhutaning nata
Prabu kenya majapahit
Kekasih damar sasangka
Atma mantune ke patih
Magang anyar awak mami
Lahta bisma praptaningsun
Ingutus sang narpendah
Kinen mocok murdatanji
Marmaningsun ingutus ywa mindho karya