Cara Membuat Kliping

Kamu yang tengah duduk di bangku sekolah, pasti dulu beroleh tugas dari gurumu untuk sebabkan kliping. Meski sudah amat familiar, tetapi apakah teman-teman sudah tahu sebetulnya bersama dengan makna tersebut? Seperti apa perumpamaan kliping yang benar? dan Bagaimana Cara Membuat Kliping yang unik?

Pengertian Kliping

Kliping adalah aktivitas menghimpun dan menampilkan informasi bersama dengan cara menggunting anggota atau informasi khusus terhadap buku, koran, majalah, novel, poster, selebaran, dan sarana cetak lainnya untuk ditempelkan ulang terhadap selebaran kertas yang nantinya disatukan jadi lapisan topik tertentu.

Buat kamu yang belum dulu mendapat tugas ini, mampu jadi kamu dapat menemui susah dalam proses pembuatannya.

Kamu barangkali berpikir Cara Membuat Kliping itu rumit, memakan waktu, dan membutuhkan keterampilan khusus.

Akan tetapi kamu tak mesti khawatir. Kali ini Studioliterasi dapat membimbingmu dalam tutorial cara sebabkan kliping yang benar dan mudah. Berikut beberapa langkah membuatnya:

Berikut merupakan 5 cara cara sebabkan kliping ringan dalam berbagai tema, jadi dari tema bencana alam, olahraga, rumah adat, dan lain-lain.

Menentukan Tema

Langkah pertama yang mesti kamu melaksanakan adalah menentukan tema dari kliping yang dapat kamu buat. Biasanya gurumu dapat memberitahu di awal tentang tema apa yang mesti kamu cari.

Ingat, kliping adalah kumpulan informasi bersama dengan topik yang sama, ya! Jadi, sebelum akan kamu memilah-milah gambar dan mengguntingnya, pertama-tama memastikan dulu tema atau topik yang hendak diangkat.

Sebagai contoh, kamu mampu mengfungsikan lebih dari satu tema atau topik berikut:
– 10 Museum di Jakarta
– 10 Novel Tentang Kisah Remaja
– Wisata Candi di Yogyakarta.

Contoh kliping, Foto oleh Sahabat Nesia Id 2. Mengumpulkan Informasi & Mengguntingnya
Setelah menentukan tema, cara selanjutnya yang mesti kamu melaksanakan adalah menghimpun informasi dari sarana cetak seperti buku, koran, majalah, novel, poster, selebaran, dan sarana cetak lainnya.

Kemudian guntinglah jadi kepingan-kepingan informasi. Ingat, informasi bersama dengan topik serupa, ya!

Menyiapkan Alat & Bahan

Topik? sudah. Menggunting? sudah. Kini saatnya kamu menghimpun alat dan bahan untuk menghimpun informasi berikut jadi sebuah kliping yang menarik!

Apa saja sih alat dan bahan yang diperlukan? Cek dibawah ini ya!

-Gunting
-Kertas HVS/Karton/Concorde
-Lem Kertas
-Alat Tulis: Spidol/Pulpen Berwarna
-Kertas Warna
-Krayon/Pensil Warna

Mulai Membuat Kliping

Setelah semua alat dan bahan terkumpul, barangkali kamu bertanya-tanya, mengapa alat dan bahan yang disiapkan lebih banyak dari yang umumnya digunakan?

Jawabannya adalah dikarenakan kita dapat Cara Membuat Kliping yang menarik! Studio Literasi dapat menyebutkan satu persatu sambil menambahkan tips bagaimana alat dan bahan berikut mampu digunakan sehingga karyamu tambah menarik, lihat poin-poin berikut ini ya!

Kalau kita ingin sebabkan sesuatu yang menarik, tentu saja mesti tersedia usaha ekstra di dalamnya. Kamu mampu menggunting informasi/gambar kliping jadi kepingan yang bersifat bulat, awan, daun, kupu-kupu, love, persegi panjang, oval, dan begitu banyak ragam bentuk lainnya yang tidak hanya kotak saja.

* Kertas HVS/Karton/Concorde

Kertas yang mampu digunakan tidak hanya HVS saja loh! Kamu mampu mencoba sebabkan kliping bersama dengan mengfungsikan kertas karton berwarna atau concorde berwarna yang teksturnya condong lebih tebal.

Salah satu pengaruh positifnya, gambar atau kepingan informasi yang direkatkan terhadap kertas berikut jadi lebih timbul. Menyenangkan, bukan?

Pilihlah lem kertas yang kuat tetapi tidak bersifat amat basah dan lengket. Lem bersama dengan tekstur demikianlah umumnya dapat sebabkan kertas yang direkatkan terhadap kepingan gambar jadi basah dan bergelombang.

Selain itu kertas termasuk dapat jadi kotor dan lengket dikarenakan lem yang tidak sengaja tersentuh terhadap kertas.

* Alat Tulis: Spidol/Pulpen Berwarna

Alat tulis mampu digunakan untuk menambahkan judul terhadap tiap halaman,
#tips: postingan tangan bersambung mampu kamu coba jadi keliru satu ide mempercantik lapisan kliping!

Spidol/Pulpen yang berwarna mampu kamu mengfungsikan sehingga kertas tidak monoton bersama dengan warna postingan yang condong hitam seperti terhadap postingan di buku terhadap umumnya.

#tips berikutnya, gunakanlah alat tulis yang mempunyai diameter sedikit lebih besar dan bersama dengan tinta yang lebih pekat, sehingga postingan terhadap judul di tiap lembaran klipingmu dapat lebih menyala.

Kertas warna mampu kamu mengfungsikan untuk sebabkan kepingan informasi yang ditempel lebih inovatif.

Misalnya kamu mampu menempelkan terutama dahulu kepingan informasi terhadap kertas warna (dengan jenis potongan yang sama) baru merekatkannya terhadap kertas yang jadi halaman kliping.

Selain gambarnya yang dapat terlihat lebih real, ide lapisan kertas warna sebelum akan lembar halaman ini dapat sebabkan informasi jadi lebih menyita perhatian loh!

#tips: tetapi hal ini sebaiknya tidak dilaksanakan terhadap semua kepingan gambar/informasi ya, jauhi pengaruh monoton yang barangkali jadi dapat tercipta. Pilih lebih dari satu dan usahakan hanya tersedia maksimal 2 terhadap setiap halamannya, ya!

Terakhir, krayon/pensil warna mampu kamu mengfungsikan untuk berkreasi sebabkan hiasan bersama dengan karya tanganmu sendiri.

Kamu mampu sebabkan garis, sebabkan kotak, mewarnai keliru satu sisi, atau sebabkan ornamen lainnya terhadap lembar halaman bersama dengan mengfungsikan krayon/pensil warna.

Struktur kliping tentu saja dapat tambah berwarna dan mengasyikkan untuk dilihat. Namun, selamanya memperhatikan unsur pewarnaan yang digunakan ya, sebisa barangkali samakan tone warna yang digunakan terhadap satu lembar halaman klipingmu dan jangan amat ramai ornamen.

Struktur kliping, Foto oleh Liputan 6 Com Sudah jadi terbayang dapat semanis apa penampilan tugas kliping milikmu nanti? Wah, kecuali ini tugas sekolah, tentu saja kamu dapat beroleh nilai yang tinggi 😉

Membuat Cover kliping

Terakhir, tetapi yang dapat jadi paling pertama menyita perhatian pembaca, Cover (sampul)!

Setelah kamu sebabkan gambar yang menarik, saat ini saatnya sebabkan cover atau sampul. Cover yang unik dan menarik dapat lebih ringan memancing pembaca sehingga mereka berkenan mengakses isinya.

Berikut lebih dari satu #tips sebabkan cover kliping yang menarik versi Studio Literasi.

-sesuaikan cover bersama dengan topik
-buat cover sehingga tidak amat padat informasi
-gunakan satu gambar yang cukup besar, meletakkan di tengah halaman, dan biarkan gambar berikut jadi icon mewakili topik klipingmu. Pilih gambar yang paling menarik ya!
-perhatikan tone warna cover
-sematkan judul yang menarik mewakili topik yang diangkat dan ukirlah bersama dengan postingan tangan yang indah!

Cover kliping Contoh Kliping
Selepas tahu cara membuatnya, lalu bagaimana perumpamaan Kliping yang benar? Berikut ini Studio Literasi dapat menyajikan 2 perumpamaan bertema bencana alam dan rumah adat.

Contoh Kliping Bencana Alam
Tsunami Aceh, Foto oleh Inspira Data Com Tsunami Aceh merupakan sebuah tragedi yang tidak dapat dulu dilupakan bangsa Indonesia. Tepat terhadap tanggal 26 Desember 2004, gempa dahsyat dan gelombang tsunami besar menghancurkan Aceh yang termasuk dikenal sebagai Serambi Mekkah Indonesia ini.

Gempa yang sementara itu bermagnitudo 8.5 mempunyai gelombang tsunami setinggi 35 mtr. dan secara seketika menghancurkan tidak hanya bangunan rumah tingkat satu tetapi termasuk gedung-gedung tinggi. Selain itu, bencana ini sudah merenggut nyawa ratusan ribu jiwa, dan lebih dari 500.000 orang kehilangan daerah tinggal dan sanak saudara mereka.

Gempa yang berjalan terhadap tanggal 26 Desember ini merupakan gempa terbesar dan mematikan yang berjalan di abad modern. Gempa ini berjalan akibat interaksi pada lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Dampak dari bencana alam terbesar di awal th. 2000 ini tidak hanya bersifat luka luar, tetapi termasuk luka yang membekas di setiap memori dan hati para korbannya. Banyak dari korban Tsunami Aceh ini mengalami shock dan trauma yang membutuhkan sementara lama untuk menyembuhkannya. Pemerintah Indonesia pun turun tangan untuk mengadakan program rehabilitasi bagi para korban Tsunami Aceh.

Contoh Kliping Rumah Adat
Rumah Joglo, Foto oleh Medium Com Rumah Joglo adalah rumah tradisional masyarakat Jawa yang terdiri dari 4 tiang utama. Rumah tradisional Jawa ini terbagi jadi dua bagian, yaitu rumah induk dan rumah tambahan

Rumah Joglo ini mempunyai banyak keunikan dan masih banyak dijumpai hingga sementara ini, terutama di wilayah Jawa Tengah. Arsitektur rumah khas Jawa ini mempunyai filosofi yang amat erat kaitannya bersama dengan kehidupan masyarakat Jawa.

Terdapat 7 jenis rumah joglo yaitu Joglo Sinom, Jompongan, Pangrawit, Mangkurat, Hageng, Lawakan, dan Semar Tinandhu. Rumah Joglo ini mempunyai ciri khas yaitu terasnya yang amat luas, jendelanya banyak dan berukuran besar, dan juga letak pintu utama yang berada di tengah bangunan. Selain itu, rumah ini termasuk mempunyai pagar khas yang disebut Pager Mangkok.

Karena cost pembuatan rumah Joglo yang terbilang mahal, secara tidak segera rumah khas Jawa ini melukiskan status sosial pemiliknya. Hal ini dikarenakan dalam pembangunannya, material yang digunakan mesti bahan-bahan yang terbaik.

Setiap ruangan di Rumah Joglo mempunyai fungsinya masing-masing. Pertama, Pendapa yang merupakan bangunan luas terdapat persis di depan rumah berfaedah sebagai daerah untuk menyelenggarakan kegitatan formal. Kedua, Pringitan yang terdapat diantara pendapa dan rumah utama berfaedah sama bersama dengan pendapa tetapi termasuk merupakan jalur masuk ke rumah njero.

Ketiga, Emperan yang jadi ruang perantara pada rumah utama dan pringitan berfaedah sebagai ruangan untuk terima tamu atau melaksanakan aktivitas santai lainnya. Keempat yaitu Omah Njero atau Rumah Utama yang berfaedah sebagai daerah tinggal keluarga.

Kelima, Sethong Kiwa (kiri) yang umumnya berfaedah sebagai gudang, daerah penyimpanan makanan, atau kamar tidur. Selanjutnya, Senthong Tengah yang berfaedah untuk menaruh benda pusaka milik keluarga. Kemudian tersedia Senthong Tengen (kanan) yang jatah fungsinya termasuk sama bersama dengan Senthong Kiwa. Terakhir yaitu Gandhok yang berfaedah sebagai pelengkap atau tambahan yang tidak terakomodasi oleh rumah utama.

Itulah gambaran lengkap tentang perumpamaan kliping dan Cara Membuat Kliping.

Cukup mudah, bukan, cara yang mesti dilaksanakan untuk Cara Membuat Kliping yang menarik? Semoga cara beberapa langkah dan tips diatas mampu mendukung kamu ya! Jangan cemas mengeksplorasi lebih banyak ide kreatif dan inovatif terhadap tiap lembaran klipingmu. Selamat mencoba!